Kamis, 23 Januari 2014

Review Buku IRC



Judul Buku          : La Tahzan for Students bercermin dari kisah inspiratif & perjuangan para pelajar Indonesia di Jepang.
Penulis                 : Lisman Suryanegara, Rose FN, Khoirul Anwar, dkk
Hal                       :252 halaman
Penerbit               : PT Lingkar Pena Kreativita, 2011

Review
Buku ini mengisahkan perjuangan para pelajar Indonesia dalam menuntut ilmu di Negara Sakura, Jepang.  Ide awal dari penulisan buku ini berawal dari kegundahan seorang pelajar bernama Lisman Suryanegara. Dia sering menghadapi rintangan selama kuliahnya. Dengan maksud berbagi semangat dalam belajar, dia mengajak beberapa pelajar dan mantan pelajar di Jepang untuk bergabung menuliskan kisah perjuangan mereka.
Kisah yang lucu dan unik bahkan sedih menghiasi jalannya cerita di dalam buku ini. Belajar di jepang merupakan sebuah pengorbanan bagi para mahasiswa karena harus berpisah dengan orang tua tercinta, keluarga, sanak saudara dan juga sahabat. Bahkan ada satu cerita didalam buku ini yang mengena di hati pembaca yaitu ketika ada seorang wanita yang dari dulu memimpikan ingin kuliah di Jepang rela menunggu sekian lamanya akhirnya impian itu terwujud berupa beasiswa dari Negeri Sakura tersebut. Akan tetapi, beasiswa itu datang ketika sesudah hari pernikahan dia berlangsung. Betapa sulitnya untuk memutuskan hal tersebut. Kegundahan pun menyelimuti dirinya. Sebagai pengantin baru tentunya masih ingin menikmati masa-masa indah bersama suaminya. Suatu saat dia berkonsultasi dengan suaminya. Akhirnya suaminya memberikan dukungan kepada dia untuk mengambil beasiswa ke Jepang. Pengantin baru masih melekat pada diri mereka, betapa berat langkahnya ketika harus berpisah dengan suaminya selama 6 tahun. Wanita itu akhirnya berangkat dengan langkah yang begitu berat hanya untuk mengejar cita-citanya.  Suaminya pun mengikhlaskan istrinya yang baru saja di nikahi untuk menuntut ilmu ke negeri Sakura.
Selain itu juga ada cerita yang menarik sekaligus membanggakan, selain tugas sebagai pelajar Jepang, para mahasiswa indonesia juga kerap membawa nama harum Bangsanya, seperti acara seni budaya, meraih prestasi akademik yang baik, menciptakan penemuan baru, serta kreativitas lainnya, termasuk menulis buku seperti ini.
Itu tadi sepenggal kisah dari Buku La Tahzan for Student yang tentunya sangat menarik untuk kita baca. Selain kisah-kisah yang mengharu biru juga didalam buku ini dilengkapi dengan cara dan tips mendapatkan beasiswa kuliah ke Jepang, Belajar Bahasa jepang dengan mudah dan lain sebagainya. Informasi yang ada di dalam buku ini berguna bagi kita semua dan segala pengalaman yang tertuang di dalamnya dapat diambil hikmahnya dan dicontoh sisi positifnya. 

Surakarta, 24 Januari 2014

Kamis, 16 Januari 2014

IRC Indiva Readers Challenge 2014



INDIVA READERS CHALLENGE 2014!!!
Caranya mudah!
  • Daftarkan Anda sebagai peserta IRC 2014 dengan cara mengirim email dengan ketentuan:
    • Subject di isi dengan Daftar IRC 2014
    • Pada badan email ditulis: Daftar_Nama_Alamat_No HP_Alamat Blog/website_Jumlah Target Buku Yang Dibaca tahun 2014.
    • Contoh: Daftar_Ardi Syahputra_Jl. Sawo Raya no. 10 Solo_08197890xxx_ www.boekoeakoe.blogspot.com_120 Judul
  • Pendaftaran dilakukan ke email: publish.indiva@gmail.com
  • Pendaftaran dibuka pada 15 Januari 2014 dan ditutup pada 1 Agustus 2014.
  • Buku yang anda baca bebas dari penerbit apapun (bukan buku dengan konten pornografi, sadisme atau yang melecehkan Islam), akan tetapi harus ada 10%  buku terbitan group Indiva Media Kreasi (judul dan tahun penerbitan bebas).
  • Buatlah review buku yang telah Anda baca tersebut dan posting dalam blog/website yang Anda daftarkan. Platform blog/website bebas.
  • Banner IRC 2014 akan kami kirimkan ke email Anda sekaligus sebagai balasan bahwa Anda terdaftar sebagai peserta IRC 2014, dan harus dipasang di blog dengan tautan www.indivamediakreasi.com
  • Laporan buku yang Anda baca dan review dikirimkan maksimal 15 Januari 2015 dengan format
    • Lapor_Nama_Alamat_No HP_Blog_Jumlah Buku Yang Dibaca tahun 2014.
    • Contoh: Lapor_Ardi Syahputra_Jl. Sawo Raya no. 10 Solo_08197890xxx_www.bacaankoe.wordpres.com_75
    • Laporan dilengkapi dengan attachment berisi file link-link review Anda di blog yang didaftarkan.
  • Pengumuman Pemenang 15 Februari 2015 di website www.indivamediakreasi.com
  • Peserta wajib mem-follow akun twitter @penerbitindiva dan dianjurkan me-mention akun tersebut jika telah me-review buku yang dibacanya dengan menyertakan link blog-nya.
ASPEK PENILAIAN
  1. Jumlah buku yang dibaca (50%)
  2. Kualitas review (40%) 
  3. Interaktif blog (10%)

Minggu, 12 Januari 2014

Puisi



Sebuah Puisi Untuk Sang Pencipta
By Agus Yulianto

Ketika aku membuka jendela
Wajah ini tersapu sayu oleh silaunya sinar matahari
Sang mentari pun mencubit halus kulit wajahku
Tetes demi tetes embun pagi menjilat wajah sayu ini
Sejuk pun merasuk kedalam kalbu
Memberikan satu kedamaian
Rumput ranum pun bersendau gurau dengan sang bayu
Seakan mereka tersenyum kepadaku
 Dan Aku menjadi sebait puisi yang kesepian
Semakin ku coba bernyanyi
Namun hati ini terasa sesak
Sabda-sabda cintaku kini seakan tak bermakna lagi
Ketika yang ku sanjung
Tak mau lagi memahami arti bahasa hati
Tapi aku pun tak menyalahkan cinta
Karna aku slalu berdansa dengan hantu-hantu yang telanjang
Tanpa rindu...
Tanpa sayang....
Dan Tanpa cinta....
Hampa kurasa!
Ketika ku tatap di atas sana..
Ku lihat langit masih biru ....
Embun pun masih bening
Namamu pun rupanya tak mau kalah, terukir
Di dalam satu bait sajakku
Indah namamu...
Seperti indahnya kitab yang terhampar
Yang dalam setiap tanda diamnya
Slalu bertasbih ke pada Sang Maha Pecipta
Cahaya itu makna namamu
Slalu ku simpan dalam bingkai hatiku
Walau pun hati ini tak kan bersatu.
                                            2011

Kursi  Tua Yang Melupakan Aku

Ketika esok tiba aku duduk dalam
Sebuah kursi yang berdiri di depan
Jendela rumahku.
Ku pandangi kursi itu dan
Aku pun terduduk dalam lamunan
Matapun tertuju ke berbagai arah
Belahan dunia, dalam duduk ku di atas
Kursi itu.

Tanganpun melambai-lambai menyapa
Siapa yang menghampiri kursi itu ?
Senyum tersungging dari bibirku dan
Kursi itu yang kududuki .

Kursi tua yang lama tak terduduki
Kini bisa tersenyum kembali karna
Terduduki oleh aku.
Kursi itu berterimakasih kepadaku
Dan ucapkan kata ‘silahkan bediri kembali….
Dan pergilah dari ayunanku….

Kau hadir ketika susah payah menghampirimu
Dulu aku menyampihmu hingga berbulan-bulan
Tapi setetes keringatmu pun tak kau berikan ke aku
Durhaka memang pantas untukmu
Lebih baik…
Pergi dari pangkuanku
Pergi dari ayunan kursi tua yang membesarkanmu.

                                             Solo, 27 Juli 2013


 
KOSONG

Ketika malam tidak lagi berbintang
Aku terduduk dalam lemah tak berasa
Berasakan duka ataupun suka
Malam ini aku dalam kehampaan dan
Kosong…
Mata ku pun terlihat buram saat tertuju sebuah ruang
Kosong…..
Tubuhku menggigil dalam pengapnya kamar
Kosong….
Denyut nadi terasa hambar dan berteriak dalam kehampaan
Kosong…
Satu dua kali aku berteriak dalam ruang
Kosong…
Dan kini aku di hinggapi dalam kegelapan yang
Kosong…

                                                                           Solo, 27 Juli 2013
 ketiga puisi ini dimuat di harian Joglosemar, 12 Januari 2014.