Jumat, 30 Desember 2016

Buku karyaku






Buku antologi Cerpen dan Puisi

Esai dan Sajak


Esai dan Sajak di Koran Joglosemar


Esai mini di Majalah Orange dan Koran Republika

Esai

Esai di Majalah Taqiya

Esai

Esai di Majalah Respon

Esai

Esai di koran Solopos

Esai

Esai di koran Solopos

Esai


Esai di koran Joglosemar

Esai Mini


dimuat di harian umum Solopos

Esai

Esai di Koran Joglosemar

Senin, 26 Desember 2016

Menulis Kreatif



Menulis Kreatif
Oleh: Agus Yulianto, S.Pd.I
            Ketika ingin menulis tentunya kita memiliki tujuan atau motivasi. Lalu, apa saja yang melatar belakangi seseorang ingin menulis? Motif menulis bisa dipecah menjadi dua:
1. Materi
Menulis karena ingin dapat uang, tenar, dihormati dan lain sebagainya. Semua itu tentang hal-hal duniawi.

2. Filosofi
Menulis karena ingin menyebarkan paham tertentu. Da’wah atau propaganda.
Kedua motif di atas sah-sah saja dimiliki. Malah biasanya, setiap penulis punya gabungan dua motif di atas.

            Banyak orang yang berkeinginan menjadi penulis, lalu bagaimana caranya menjadi penulis? Berikut ini adalah cara atau langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk menjadi seorang penulis:
Banyak membaca
            Penulis membutuhkan ide atau gagasan, dan ide atau gagasan itu banyak kita dapatkan dari membaca. Ada banyak jenis bacaan yang bisa kita baca tergantung minat kita. Apa yang kita baca amat menentukan gaya kepenulisan kita
Mencoba menulis
            Tuliskan saja apa yang ingin Anda tuliskan, bahkan ketika Anda tidak punya ide sama sekali Anda pun bisa menulis cerita bahwa Anda sedang tidak punya ide. Menulis bisa melalui media apa saja, bisa Anda tulis di komputer Anda, buku harian Anda, ataupun di media sosial seperti facebook, dan juga blog. Semakin banyak kita menulis maka kita semakin mengasah kemampuan kita untuk menulis.
Mengirimkan tulisan
            Setelah Anda mencoba banyak menulis tentang apapun itu baik artikel, puisi, atau puncerpen, cobalah untuk mengirimkannya ke media seperti media cetak. Atau jika tulisan Anda sudah menjadi sebuah buku, Anda bisa mengirimkannya ke penerbit buku.
Teruslah menulis
            Jika naskah Anda ditolak atau sudah pernah diterbitkan, teruslah menulis. Kembangkan terus kemampuan Anda dan perbanyak karya-karya Anda.
o   Ber Komunitas
            Dunia kepenulisan tidak segemerlap dunia X-Faktor, D-Terong maupun sepakbola yang selalu ada penonton dan penikmatnya. Dunia kepenulisn merupakan dunia sunyi. Maksudnya hanya sedikit orang yang berminat untuk menulis bahkan untuk menjadi pembaca. Akan tetapi, dari sedikit orang inilah dunia akan terwarnai dengan berbagai ilmu pengetahuan. Meskipun sedikit yang berminat tapi apa yang kita tulis insyaallah akan memberikan manfaat untuk pembaca.
Dunia sunyi bukan berarti jauh dari pergaulan. Banyak wadah yang menampung orang untuk belajar menulis yakni komunitas yang bergerak dalam dunia literasi. Dengan berkomunitas kita akan dapat teman yang memiliki satu tujuan yakni menulis. Juga akan menambah wawasan kita tentang seluk beluk dunia kepenulisan mulai dari jaringan media massa, penerbit bahkan penulis terkenal sekalipun. Asma Nadia, Habiburrahman al Shirazy pun sampai saat ini juga berkomunitas. Salah satu komunitas yang mereka ikuti yakni Forum Lingkar Pena (FLP).      

TIPS Menulis
Pernahkah ketika Anda punya ide, kemudian mulai menulis tapi Anda selalu menunda menyelesaikan tulisan tersebut. Berikut adalah tipsnya agar disiplin menulis:
> Buat kerangka tulisan
            Untuk penulis yang telah biasa menulis, biasanya kerangkanya hanya di dalam pikiran saja, tapi ada juga yang menuliskan kerangka tersebut. Hal ini perlu agar tulisan memiliki arah dan target.
>Buat target
             Buat target kapan Anda akan menyelesaikan tulisan Anda. Jika perlu buat tabelnya berapa halaman per hari rencana Anda dan tuliskan faktanya atau pencapaiannya di sampingnya. Jika yang sering mengikuti lomba-lomba dengan dead line tertentu pasti sudah terbiasa.
Fokus
Fokus pada target yang Anda buat, jangan tergoda oleh godaan-godaan yang membuat Anda menunda menyelesaikan tulisan Anda
> Reward & punishment
            Anda juga bisa memberi hadiah pada diri Anda sendiri jika bisa mencapai target atau melebihi target, dan Anda juga bisa memberi hukuman pada diri sendiri jika sebaliknya yang terjadi
Mencari Ide
Ide datang darimana saja dan kapan saja. Lalu, kita bisa mendapatkan ide cerita dari mana?
a.       Berawal dari sebuah buku (membaca)
b.      Nonton TV
c.       Jalan-jalan
d.      Dengerin curhatan teman
e.       Mengembangkan cerita lama

Setelah kita menemukan ide. Hal apa yang semestinya kita lakukan? Supaya ide yang kita dapatkan tidak hilang terbawa angin.
1.      Menyimpan ide sebagai sms
2.      Kucatat dalam buku kecil
3.      Langsung tulis
Macam-macam karangan:
1.      Karangan fiksi
Karangan fiksi adalah karangan yang ditulis berdasarkan imajinasi pengarangnya dan biasanya berupa cerpen, novel, dan naskah drama.
2.      Karangan non Fiksi
Karangan non fiksi selalu dibuat dengan mengandalkan fakta dan data serta ditulis bukan dalam bentuk cerita.
3.      Karangan Faksi
Karangan Faksi merupakan karangan yang dibuat dengan berdasarkan data dan fakta namun dituturkan dalam bentuk cerita.

Mengirimkan Karangan ke media massa (majalah atau koran):
1.      Tiap majalah dan koran mempunyai pembaca yang berbeda. Perhatikan betul hal itu. Kalua memang majalah itu berupa majalah khusus remaja putri, tulislah karangan dengan melibatkan tokoh seorang remaja putri.
2.      Karangan untuk majalah dank orang biasanya dibuat pendek saja. Bila diketik panjangnya sekitar 3-5 halaman folio spasi 1,5 dengan ukuran huruf 12. Sesuai ketentuan masing-masing media soalnya berbeda-beda antara media satu dengan yang lainnya.
3.      Biasanya naskah di kirim via e-mail. Tapi, ada juga majalah atau koran yang meminta naskahnya di kirim via pos dalam print out.
4.      Jangan lupa untuk mencantumkan biodata lengkap, yakni nama lengkap, alamat rumah beserta kode pos (alamat alternatif lain), nomor telepon, nomor rekening.
5.      Jangka waktu pemuatan sebuah naskah biasanya ada yang 1 bulan, 2 bulan bahkan 3 bulan. Ada juga media yang tidak memberitahu terkait waktu pemuatan. Ketika selama 3 bulan itu naskah kita tidak di muat, kita lebih baik menghubungi pihak redaksi majalah tersebut.
6.      Ingat jangan mengirim naskah yang sama ke beberapa redaksi yang berbeda dalam satu waktu.




Sabtu, 07 Mei 2016

Cerita Baper

 Nonton Bioskop

Liburan hari pertama di ajak nonton film captain america. Biasa anak muda. Ada cerita lucu nih: nonton ke the park dikira jadwal tayang jam 2. Ternyata setelah tiba disana pukul 15.20 jam tayangnya. Kita pun nunggu satu jam lebih. Tiba tiba perut kita keroncongan, mau makan di foodcourt takut harganya mahal
Akhirnya kita cari hek di mall atau g harganya setingkat hek. Kita memang g ada bedanya masa mahasiswa atau pasca mahasiswa levelitas kita hek, apakah setelah punya istri masih tetap hek? Lanjut cerita kita pun keluar dr mall. Setelah sampai diluar kita bingung cari hek. Adapun kita harus jalan jauh. Malas banget kalo jln jauh cuaca panas. Ambil motor di tempat parkir males juga nanti balik lg bayar lagi. Akhirny, kami memutuskan makan di food court masuk ke dalam lagi. Setelah sampai di foodcourt kita hati-hati memilih makanan disesuaikan dg anggaran yg se ngirit2nya. Akhirny kami pun dapat juga outlet yg harganya sesuai dg kantong kami. Makanan yg di pesen : nasi telur, nasi lele minumny air mineral. Nah saat itu kami bingung cari tempat duduk. Ada tempat duduk yg kosong tapi disamping kita ada 5 wanita blesteran arab saudi. Malu malu kucing akhirnya kami dudul dg lagak sok cuek. Mau selvi bareng gugup. Aduh sebuah moment yg terlewatkan. Makan usai terus kita menunaikan kewajiban bayar di cashier. dikasih tiga nota. Nota ini mau di apain kita celingak celinguk melihat kanan kiri kita. nota ini 1 buat kita, yang duanya ni buat siapa. yaudah kita tinggal di meja saja. aduhhhhh.....rempong banget ya makan di mall. 
Habis itu kita sholat usai sholat nonton deh. Kamipun masuk ke dalam bioskop di studio 3. Ternyata 5 wanita blesteran tadi jg nonton duduk paling depan sendiri. Kami ber 5 duduknya terpisah semuanya. Aq dapat yg di tengah paling pojok sendiri dan di sampingku ada sepasang muda mudi yg pacaran. Tiba2 aja cewekny nawari aq pop corn. Demi menjaga kredibilitasku tak tolak tawaran pop corn darinya. Khawatir cowokny cemburu. Film udah mulai diputar. Akhir dr sebuah tontonan bisa dikatakan kami sempat kecewa dg film tersebut
Alur cerita yg membingungkan dan ending yg mengambang. Kesimpulan dari cerita film captain america semua superhero kumpul reonian kemudian terjadi perpecahan 2 geng. 1 geng PNS dan 1geng swasta. Mereka di adu domba berkelahi deh...ceritany nggak banget pokoknya.

hal yang paling menyakitkan adalah ketika kita mau keluar dari mall. Bingung jalannya aduhhhh......kupernya minta ampun. aq dah nunggu di luar parkir sampai satu jam lebih teman-temanku tidak pada keluar. yaudah aku tinggal pulang. Malam-malam aku pulang sendiri biasa penyakitku kumat. Aku bingung jalan arah pulang. ke sasar lagi deh.....

Cerita Baper




Gara-gara Ayam Goreng
Oleh Agus Yulianto

            “Ada apa dengan ayam goreng?”, gara-gara ayam goreng inilah segala sesuatunya bisa berubah. Mulai dari yang rasa manis tiba-tiba menjadi asam. Cerita ini berawal dari sebuah kejadian yang sebenarnya tidak di sengaja tapi, bisa juga dikatakan sengaja. Kalau mood  kurang sehat bawaannya semua serba salah. Kalau segala sesuatunya sudah masuk kedalam hati. Awalnya dengan senyuman  manis bisa jadi kebalikannya menjadi senyum yang kecut. Aku bingung mau memulai cerita ini dari mana. Biar tidak meluncur tanpa arah, langsung saja aku mulai ceritanya. Tapi, kita kenalan dulu. Aku seorang guru di salah satu sekolah Islam terpadu di kota Boyolali. Meskipun asliku dari Kota IntanPari Karanganyar.
             Aku memiliki seorang sahabat, dia seorang cowok guru juga. Suatu ketika dia habis selesai menjadi pengawas try out ujian nasional tingkat Kabupaten di hari terakhir pelaksanaan ujian semua pengawas   dikasih nasi kotak. Awalnya sih aku tidak menghiraukan apa yang dia bawa. Cuek bebek, karena aku sudah sarapan nasi liwet yang barusan aku beli di pinggir bangjo. Perut masih kenyang. Kalau tak paksa-paksa takutnya perutku kelebihan muatan. Tau kan akibatnya kalau sampai kelebihan muatan. Hehehhe...pikir aja sendiri. Jangan jorok ya.
            Ketika dia menawari aku nasi kotak dengan lauk ayam goreng yang aduhai aku tolak dengan baik-baik. Saat itulah dia makan di depanku. Dengan lahap dan nikmatnya. Kayaknya nikmat banget pikirku. Aduh! Jadi kepengin untuk ikut nimbrung  makan ayam goreng. Minta tidak ya? Pikirku. Tapi, demi jaga image aku tahan diri ini. Sambil berdoa Ya Allah kuatkanlah imanku untuk menahan godaan kenikmatan ini.  Dia menawari aku lagi tapi, penolakan yang aku berikan. Sebenarnya diri ini kepingin. Nahh...gara-gara aku nolak pemberiannya. Akhirnya, ayam yang aduhai tadi di kasihkan kepada teman sebelahnya. Mereka berdua makan dengan lahapnya. Tanpa menghiraukan aku yang ada di depannya. Seolah-olah diriku hanya sebuah bayang-bayang semu. Cuek bebek aku di anggap tidak ada. Kasihan sekali ya aku.
            Aku hanya mengumpat dengan diri sendiri. Awas ya! Gara-gara ayam saja kau sudah melupakan aku. Ingat ! kalau loe butuh bantuan gue jangan harap batinku. Pokoknya di dalam diri ini adanya kesal melulu. Setelah selesai makan mereka langsung pergi. Tanpa pamitan lagi. Astaga! aku sudah dilupakan. Ngakunnya sahabat. Hanya gara-gara ayam goreng aku tolak kamu tega meninggalkan aku sendirian di kantor. Pokoknya hati ini rasanya jengkel melulu.
            Aku duduk di meja  kerjaku sambil mengerjakan tugas-tugas administrasi. Sejenak aku lupakan kejadian itu. Anggap saja semua ini apalah-apalah gitu. Sambil mengetik di depan laptob tiba-tiba sahabatku datang dengan membawa sebuah jus mangga. Seger banget. Aku berfikiran pasti jus itu buat aku. Tau tidak apa yang terjadi? Ternyata jus mangga buat wanita yang di ajak makan ayam goreng tadi. Wajahku sudah semakin hitam seperti wajan gosong. Tanpa pikir panjang aku labrak sahabatku tadi.
            “Kamu itu tega banget tow. Gara-gara aku tolak ayam goreng darimu. Teganya kamu melupakanku dalam waktu semenit. Ngakunya sahabat. Kamu itu tidak ada sedikitpun pengertian untukku. Lama-lama males aku sama kamu” pokoknya kemarahanku tidak bisa aku bendung lagi. Seperti lahar gunung berapi yang muntah secara tiba-tiba. Aku pun pergi meninggalkan dirinya.
            Aku menuju ke masjid untuk menenangkan diri. Supaya kemarahanku segera meredam. Handphoneku berbunyi ada sebuah pesan datang dari Whatshap. Ternyata pesan dari dia sahabatku tadi. Dalam pesan itu dia mengatakan minta maaf karena tidak peduli denganku. Dia juga tidak tahu kalau aku suka juga dengan jus. Aku pun masa bodoh dengan pesan itu. Akhirnya, aku mencoba untuk menenangkan diri dengan membaca al-Qur’an. Setelah itu aku mencoba merenung. Kenapa aku seperti anak kecil? Sedikit-dikit aku masukin ke dalam hati. Habis itu marah-marah tidak jelas. Aduhhh...kok aku kayak orang gila. Ya Allah ampunilah aku atas ketidak dewasaanku ini. Aku merasa bersalah dengan sahabatku tadi dan malu tentunya.