Tuesday, December 3, 2013

SAJAK




Dibawah Lorong Jembatan

Dibawah lorong jembatan
Daku bertemu dengan seorang kawan
Kawan yang dulu ku kenal dermawan
Kawan yang dulu penuh kebajikan

Dibawah lorong jembatan
Ada semburat senja kesedihan
Dari wajah yang rupawan
Dari seorang yang penuh belas kasihan

Kawan…
Ya kawan…!
Yang sangat dermawan
Kini tinggal di lorong jembatan

Hanya dilorong jembatan
Tempat bernaung mencari kehidupan
Tempat dimana seorang kawan
Yang tersandung akibat penipuan

                                    Jakarta, 17 Desember 2008
Dimuat di Solopos edisi 1 Desember 2013


Orang-orang Melarat

Kini banyak orang melarat
Berkumpul di depan rumah Pak Camat
Mereka mengadu cepat
Supaya mereka dapat
Siapa yang kalah cepat
Dan siapa yang terlalu lambat
Mereka tak akan tercatat
Di Buku harian Pak Camat

“Pak Camat…?”
Seru geromboln orang melarat
“Lihatlah tubuh kami yang cacat,
Yang tak bisa berjalan cepat,
Untuk mendapatkan paket hemat,
Dari Pemerintah Pusat.”

                        Bogor, 28 Desember 2008.
Dimuat di SOLOPOS edisi 1 desember 2013

Novel Terdahsyat Afifah Afra

Cinta Suci Adinda dan Tahun Kebangkitan Novel Indiva Keberadaan Penerbit Indiva sebenarnya tidak bisa dilepaskan dengan novel. Di a...