Jumat, 26 Agustus 2011

SAJAK-SAJAK


Kursi  Tua Yang Melupakan Aku
Ketika esok tiba aku duduk dalam
Sebuah kursi yang berdiri di depan
Jendela rumahku.
Ku pandangi kursi itu dan
Aku pun terduduk dalam lamunan
Matapun tertuju ke berbagai arah
Belahan dunia, dalam duduk ku di atas
Kursi itu.

Tanganpun melambai-lambai menyapa
Siapa yang menghampiri kursi itu ?
Senyum tersungging dari bibirku dan
Kursi itu yang kududuki .

Kursi tua yang lama tak terduduki
Kini bisa tersenyum kembali karna
Terduduki oleh aku.
Kursi itu berterimakasih kepadaku
Dan ucapkan kata ‘silahkan bediri kembali….
Dan pergilah dari ayunanku….

Kau hadir ketika susah payah menghampirimu
Dulu aku menyampihmu hingga berbulan-bulan
Tapi setetes keringatmu pun tak kau berikan ke aku
Durhaka memang pantas untukmu
Lebih baik…
Pergi dari pangkuanku
Pergi dari ayunan kursi tua yang membesarkanmu.
KOSONG

Ketika malam tidak lagi berbintang
Aku terduduk dalam lemah tak berasa
Berasakan duka ataupun suka
Malam ini aku dalam kehampaan dan
Kosong…
Mata ku pun terlihat buram saat tertuju sebuah ruang
Kosong…..
Tubuhku menggigil dalam pengapnya kamar
Kosong….
Denyut nadi terasa hambar dan berteriak dalam kehampaan
Kosong…
Satu dua kali aku berteriak dalam ruang
Kosong…
Dan kini aku di hinggapi dalam kegelapan yang
Kosong…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar